Rabu, 11 September 2019

Peran bekatul atau dedak untuk pakan ternak 081392250108


Peran bekatul atau dedak untuk pakan ternak
 

peran bekatul atau dedak untuk pakan ternak Bekatul adalah produk atau hasil dari proses penggilingan padi untuk dijadikan beras, adapun prosentase hasil produksi tersebut
bisasanya berkisar 14,4 % dedak kasar, 26,6 % dedak halus dan 3 % bekatul. Fungsi bekatul atau dedak didalam industri peternakan hanyalah sebagai makanan tambahan, bukan sebagai makanan utama, hal ini disebabkan karakter dedak itu sendiri, yaitu mempunyai sifat pencahar (kendala saat pengosongan pencernaan makanan), pada umumnya ransum ternak hanya mengandung 25 % konsentrat
Peran bekatul atau dedak untuk pakan ternak

bekatul beras merah

Kandungan gizi bekatul


Bekatul atau dedak sebagai pakan ternak haruslah mempunyai kwalitas yang  baik agar kandungan gizi yang terkandung dapat terserap oleh ternak secara maksimal, adapun katul yang mempunyai kwalitas baik mempunyai kandungan protein sebesar 12,4 %, lemak 17,4 % dan serat kasar sebesar 11,6 %, untuk mengetahui apakah produk katul berkwalitas atau tidak, kita dapatmengujinya dengan cara uji organoleptik, seperti tekstur, warna, baudan uji sekam.
Yang perlu juga diperhatikan saat pemilihan katul adalah katulKW, yang saat ini sangatlah banyak didapatkan, katul KW adalah katul yang telah mengalami pengoplosan dengan bahan lain, adapun bahan lain yang biasa digunakan adalah, sekam, serbuk gergaji dan kapur
Untuk mengurangi sifat pencahar yang ada di dedak, kita bisa melakukan rekayasa pengolahan dedak dengan cara fermentasi, hasil dari fermentasi dedak akan meningkatkan nilai tercena sehingga penyerapan nutrisi lebih optimal yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas.

Adapun cara pembuatan fermentasi bekatul atau dedaksebagai berikut :


A. Bahan :
1.katul
2. ragi atau mineral unggas dan ruminasia (golongan sapi,
kerbau dan kambing
3. Urea khusus bagi ruminansia.
B. Peralatan yang digunakan :
1. Drum, ember plastik, untuk pemeraman
2. Dandang atau alat kukus
C. Langkah kerja
1. basahi katul dengan air, buat pero saja kemudian masukan kedalam dandang dan masak selama 30 menit, dihitung mulai air mendidih hindari katul yang terlalu matang atau dengan cara, katul dimasukan ke ember kemudian dikocori dengan air panas kemudian diaduk-aduk sampai merata dan dipuat pero(kakas) juga.
2. Dinginkan katul, campur dengan urea 1 sendok tea setiap 2 kg katul, mineral sendok makan untuk tiap 2 Kg katul, ragi tape 1 butir untuk setiap 4 kg katul.
3. Semua bahan dicampur aduk sampai rata kemudian dmasukan kedalam drum atau ember plastik, tutup rapat. Agar udara tidak dapat masuk, tunggu 3 sampai dengan 4 hari, simpan ditempat yang teduh dan juga kering dan jangan terpapar sinar matahari secara langsung.
4. setelah menjadi bekatul fermentasi, bisa langsung diberikan kepada hewan ternak, atau jika ingin disimpan, keringkan terlebih dahulu kemudian dikemas, jika proses pengeringan sempurna maka pakan ternak ini akan bisa bertahan sampai 2 bulan.
Dari keterangan diatas,ternyata bekatul sangatlah bermanfaat bagi ternak, disamping mempunyai vitamin dan nilai gizi yang cukup, bekatul ternyata juga dapat digunakan sebagai bahan makanan pengganti pada kehidupan manusia, masih sangatlahluas yang bisa kita eksplorasi dari manfaat bekatul, kita akan menulis artikel-artikel lain yang bisa membantu memahami sisi lain dari bekatul ini, disamping itu kita dapat melihat sisi lain dari segi bisnis, kesempatan mengambil bisnis bekatul masih sangatlah terbuka untuk bisa kita jalankan, hub agan katul untuk bisa berdiskusi dan berbagi, semoga keterangan ini bermanfaat bagi siapun yang membacanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar